Kata Kata Bijak Bahasa Jawa

Jawa merupakan salah satu pulau yang memiliki jumlah penduduk terpadat di Indonesia. Ciri khas dari suku Jawa yaitu bahasanya yang sopan dan santun, sehingga penduduknya juga selalu bertutur kata dengan lemah lembut.

Tak hanya itu, Bahasa Jawa juga masuk ke dalam kategori bahasa paling populer. Bahasa Jawa tidak hanya diterapkan dalam kehidupan sehari hari, tetapi banyak juga lagu lagu jawa yang terkenal sampai keluar pulau jawa.

Sesuai dengan judul, kata kata bijak bahasa jawa seringkali digunakan sebagai nasihat dan cerminan diri dalam kehidupan sehari hari. Karena di setiap kata memiliki makna yang sangat dalam.

Di kalangan anak remaja, tentunya sudah tidak asing lagi dengan kata quotes. nah di dalam sebuah quotes tersebut, pasti ada banyak sekali arti dan makna yang terkandung. Tidak beda jauh dengan kata bijak dan kata mutiara, keduanya juga memiliki makna yang sangat cocok untuk nasihat diri serta pedoman dalam kehidupan sehari hari kita.

Kata kata bijak bahasa Jawa tentang kesabaran

1. Sabar itu indah

“Sabar iku ingaran ing mustikaning laku.”

Artinya: bertingkah laku dengan mengedepankan kesabaran itu ibaratkan sebuah hal yang sangat indah dalam sebuah kehidupan.

Kesabaran itu ada dua macam: sabar atas sesuatu yang tidak kau ingin dan sabar menahan diri dari sesuatu yang kau inginkan.

Orang yang sabar dalam menghadapi sebuah masalah, akan selalu mengingatkan dirinya untuk selalu bersyukur. Karena hidup tak selamanya harus sesuai dengan apa yang diinginkan.Sedang orang yang bersabar untuk menahan amarah akan membuat kita menjadi pribadi yang lebih tenang. Mengatasi masalah dengan cara yang sehat.

2. Melawan hawa nafsu

“Suro diro joyo jayaningrat, lebur dening pangastuti”

Artinya: segala sifat keras hati, picik, angkara murka, hanya bisa dikalahkan dengan sikap bijak, lembut hati dan sabar.

Setiap manusia pasti memiliki berbagai macam sifat, seperti: keras kepala, licik, pemarah, dan masih banyak lagi. Semua sifat yang tidak terpuji itu akan dapat dikalahkan dengan kesabaran.

Orang yang sabar adalah orang yang dapat menahan diri dan dapat menjauhkan kita dari segala sifat yang buruk.

3. Syukur dan ikhlas

“Nek wis ono syukurono, nek durung teko entenono, nek wes lungo lalekno, nek ilang ikhlasno.”

Kalau sudah punya itu disyukuri, kalau belum datang ya di nanti, kalau sudah ditinggal pergi lupakan, kalau hilang ikhlaskan

Mensyukuri sesuatu yang sudah kita miliki itu memang suatu keharusan. Jika kita sedang menginginkan sesuatu namun belum datang, kita juga harus sabar menunggu. Hidup itu simpel, yang membuat rumit hanya bagaimana cara kita berpikir saja.

Jika kita ditinggalkan seseorang yang kita sayang ya lupakan, untuk apa kita menangisi orang yang sudah tidak mempedulikan kita. Kita harus belajar untuk mengikhlaskan sesuatu yang hilang. Karena Tuhan pasti akan menggantinya dengan sesuatu yang lebih baik dari sebelumnya.

4. Kepastian datang untuk orang sabar

“Panggah sabar, seng di enteni bakal teko wujud pasti ge wong-wong sabar.”

Artinya: tetaplah sabar, penantian akan datang dalam bentuk kepastian untuk orang-orang yang sabar

Jika kita sedang menanti sesuatu untuk datang, yang harus kita lakukan adalah bersabar. Menanti dengan sabar adalah tindakan yang aktif karena harus dijalani dengan pengharapan yang besar. Ini hanya dapat dilakukan dengan iman. Yaitu percaya bahwa Allah pasti memenuhi janjinya. 

Allah SWT menjanjikan orang-orang yang sabar menuai kesudahan yang baik setelah melewati cobaan dan ujian yang diberikan. Janji Allah ini terdapat dalam surat Hud ayat 49 dan Ar-ra’d ayat 22.

5. Sikap Kesatria

“Ngluruk tanpa bala, menang tanpa ngasorake, sekti tanpa aji-aji, sugih tanpa bandha.”

Artinya: berjuang tanpa membawa massa, menang tanpa merendahkan, berwibawa tanpa mengandalkan kekuasaan, kaya tanpa didasari harta.

Kata bijak yang satu ini merupakan sebuah nasehat yang diucapkan oleh Raden Mas Lokajaya atau biasa disebut dengan Sunan Kalijaga. 

Berjuang tanpa membawa masa mengajarkan kita untuk meniru sikap kesatria yang berani bertanggung jawab meskipun sedang sendirian. Menang tanpa merendahkan yang berarti saat kita  sedang berada diatas kita tidak boleh merasa tinggi dan merendahkan orang lain. 

Berwibawa tanpa mengandalkan kekuasaan tercipta karena citra dan wibawa seseorang, yang membuat orang lain sangat menghargainya.

Kaya tanpa didasari harta, yang dimaksud kaya dalam artikel ini bukan tentang harta benda atau uang, namun kita tidak merasa kekurangan dalam hal apapun. Saat kita sedang membutuhkan sesuatu pasti akan selalu ada jalannya, seperti saat kita sedang dalam keadaan sulit, pasti ada teman yang senantiasa membantu kita.

Kata kata bijak bahasa Jawa tentang cinta

1. Pernikahan yang sukses

“Mbangun kromo ingkang satuhu, mboten cekap bilih ngagem sepisan roso katresnan. Hananging butuh pirang pirang katresnan lumeber ing pasangan uripmu siji kui.” 

Artinya: Pernikahan yang sukses tidak membutuhkan sekali jatuh cinta, tetapi berkali-kali jatuh cinta pada orang yang sama

Untuk menjalin sebuah hubungan yang harmonis, tentunya kita harus selalu memiliki hubungan yang baik dengan pasangan kita. Apalagi jika sudah masuk ke status pernikahan, kita harus selalu mencintai pasangan kita dan bahkan harus bertambah rasa cinta itu dari hari ke hari berikutnya.

2. Cinta yang tulus

“Tresno iku ora patokan karo ganteng, ayune rupamu, akehe bondo, lan opo penggaweane.”

Artinya: Cinta itu tidak berpatokan pada ketampanan, cantiknya parasmu, banyaknya hartamu, dan pekerjaanmu.

Sejatinya cinta yang tulus memang tidak memandang fisik. Jika seseorang benar benar mencintaimu ia tidak akan melihat seberapa banyak harta yang kamu miliki. Apapun pekerjaanmu dan seperti apapun keadaanmu jika dia tulus mencintaimu, ia akan selalu ada bersamamu.

3. Hakikat cinta

“ Akeh manungsa ngerasakaken tresna, tapi lali lan ora kenal opo iku hakikate tresna” 

Artinya :banyak manusia merasakan cinta, namun mereka lupa dan tidak mengenal hakikat cinta sebenarnya.

Kebanyakan orang hanya mengetahui kata cinta tapi tidak tahu hakikat cinta yang sebenarnya. Cinta adalah kecenderungan hati kepada sesuatu karena kenikmatan atau manfaat yang dapat diperoleh dari yang dicintai. 

Dr Abdullah Nashih Ulwan dalam bukunya Cinta dalam Pandangan Islam (terj), menjelaskan bahwa cinta merupakan perasaan jiwa, getaran hati, pancaran naluri, dan terpautnya hati orang yang mencintai pada pihak yang dicintainya, dengan semangat yang menggelora dan wajah yang selalu menampilkan keceriaan.

4. Waktu yang tepat

“Ben akhire ora kecewa, dewe kudu ngerti kapan wektune berharap lan kapan wektune kudu mandeg.”

Artinya: agar akhirnya tidak kecewa, kita harus mengerti kapan waktunya berharap dan kapan waktunya harus berhenti

Terlalu berlebihan mengharapkan sesuatu dari orang lain bisa menimbulkan sakit hati yang dalam. Seperti halnya kamu mengharapkan cinta dari orang yang tersayang tetapi pada akhirnya dia meninggalkanmu. Hal tersebut hanya akan menyakiti hati yang berdampak terhadap masa depanmu, jika kamu tidak bisa move on.

Untuk itu jangan pernah berharap kepada manusia dan lakukan semua hal atas dasar niat yang tulus. Sertakan selalu sang pemilik nasib untuk bisa mewujudkannya.

5. Cinta harus dibuktikan

“ Cinta dudu perkoro sepiro kerepe kowe ngucapke, tapi sepiro akehe seng mbok buktike” 

Artinya: cinta bukan perkara seberapa sering kamu mengucapkannya, tapi seberapa banyak kamu membuktikannya.

Bukti adalah sebuah fakta yang dapat meyakinkan seseorang. Karena cinta bukanlah hanya sekedar teori atau kata-kata tetapi sangat perlu untuk dibuktikan, tanpa bukti seseorang dapat ragu dengan kita.

Cinta yang tulus memang tidak akan menuntut sesuatu yang berlebihan. Namun, sebagai bukti nyata orang yang benar cinta, pastinya kamu akan mau menunjukkan versi terbaikmu kepada orang yang kamu sayangi.

Kata kata bijak bahasa Jawa tentang kehidupan sehari hari

1. Hidup Itu pilihan

“Manungsa mung ngunduh wohing pakarti.”

Artinya :Kehidupan manusia baik dan buruk adalah akibat dari perbuatan manusia itu sendiri.

Di dalam sebuah agama, yang rajin menjalankan perintah dan menjauhi larangan-Nya akan mendapat imbalan sebuah surga. Begitu juga sebaliknya, yang tidak menaati perintah akan mendapat imbalan yaitu neraka. Kurang lebih seperti itulah salah satu contoh dari makna kata kata bijak diatas. 

Siapapun yang menanam, dialah yang menuai. Jadi, berbuat baiklah kepada siapapun agar kita mendapat balasan yang baik juga.

2. Saling menghargai

“Aja mbedakake marang sak sapadha-pada.” 

Artinya :Hargai perbedaan jangan membeda – bedakan sesama manusia

Setiap manusia memiliki kelebihan dan kekurangan masing -masing. Kita tidak boleh meremehkan orang lain jika kita tidak ingin diremehkan. Kita harus saling menghargai dan bertoleransi agar terhindar dari rasa iri dan dengki.

Seperti di dalam semboyan Bhineka Tunggal Ika, terdapat makna berbeda-beda tetapi tetap satu jua. Mengajarkan kita tentang persatuan dan kesatuan meskipun terdapat banyak perbedaan.

3. Hidup rukun

“Rukun agawe santosa, crah agawe bubrah”

Artinya :Rukun membuat sentosa atau kokoh, bertengkar membuat rusak atau menimbulkan kehancuran.

Quotes bahasa Jawa diatas mengajarkan kita untuk saling rukun agar hidup menjadi tentram dan damai. Adapun beberapa contoh dari hidup rukun yaitu: tolong menolong, toleransi, tidak saling bermusuhan dan saling menjaga satu sama lain. Tanpa adanya toleransi, hidup akan hancur dan saling membenci satu sama lain.

4. Jalan yang benar

 “Gusti paring dalan kanggo uwong sing gelam ndalan.” 

Artinya: Tuhan memberi jalan untuk manusia yang mau mengikuti jalan kebenaran.

Allah maha pengasih lagi maha penyayang, bagi siapapun yang ingin berbuat baik dan mau mengikuti jalan yang telah ditentukan Tuhan pasti akan selalu ada jalannya. Tidak terkecuali bagi orang yang mempunyai banyak dosa pun jika ingin bertaubat pasti Tuhan akan mengampuninya.

5. Jati Diri

Pusaka ingkang paling sekti iku dudu tombak, pedang lan keris, pusaka kang paling sekti iku dumunung ing jati diri.” 

Artinya: pusaka yang paling sakti bukanlah tombak, pedang atau keris, tapi terletak dalam diri sendiri.

Senjata yang paling sakti bukan berupa barang melainkan jati diri kita yang baik, bijaksana, penuh kasih, dalam kesabaran dan kesetiaan. Ditambah dengan ketekunan dan kedisiplinan diri, senjata itu semakin hebat dan kuat untuk bisa mengalahkan musuh utama kita, yakni diri sendiri.

Kata kata bijak bahasa Jawa tentang pendidikan

1. Kepandaian anugrah dari Allah

“Sak pinter-pintere manungsa, ora ana sing bisa gawe utek dhewe. Mula aja ngaku-ngaku paling pinter. Kapinteran iku paringane Gusti Allah.”

Artinya: “Sepandai-pandainya manusia, tidak ada yang bisa membuat otak sendiri. Makanya jangan mengaku paling pandai. Kepandaian itu anugerah dari Allah.”

Kata mutiara bahasa Jawa diatas menyebutkan bahwa sepintar apapun manusia tidak ada yang mampu menciptakan otaknya sendiri. Kepintaran yang kita miliki adalah anugerah yang diberikan dari Allah. 

Hal ini juga mengingatkan kita agar tidak memiliki sifat takabur. Karena pada dasarnya kita tidak ada apa apanya dibanding dengan kuasa Allah. Tetap rendah hati dengan apa yang kita miliki sekarang, jangan sampai karena kesombongan kita, membuat kita lupa dengan sang pencipta.

2. Ilmu yang bermanfaat

“Kawruh kang marakake reseping ati iku kawruh donya kang mumpangati.”

Artinya: “Ilmu yang menentramkan hati adalah ilmu dunia yang bermanfaat.”

Ilmu bermanfaat tidak hanya tentang caranya disampaikan kepada orang lain. Ilmu yang bermanfaat adalah yang menentramkan hati seseorang dan yang menghadirkan rasa syukur atas anugerah Tuhan tersebut.

3. Terhindar dari kemungkaran

“Ngelmu iku kalakone kanthi laku. Lekase lawan kas, tegese kas nyantosani. Setya budya pangekese dur angkara.”

Artinya: “Ilmu itu didapatkan dengan mencari. Dalam pencarian itulah ilmu datang dan membawa kesejahteraan. Kelak, ilmu dapat menghapuskan kemungkaran.”

Sebagian orang Jawa mungkin pernah mendengar penggalan lirik dari tembang macapat Pocung yang tertera pada kutipan tersebut. Lirik itu mengandung makna bahwasanya ilmu pengetahuan tidak bisa didapatkan dengan berdiam diri, tetapi harus dicari dan diusahakan.

Kata kata bijak bahasa Jawa tentang kerja keras

1. Usaha dan doa

“Kawula mung saderma, mobah-mosik kersaning hyang sukmo.”

Artinya: lakukan yang kita bisa, setelahnya serahkan kepada Tuhan

Berusahalah sekuat  yang kita mampu, dan jangan lupa diiringi dengan sebuah doa hingga tercapainya sesuatu yang kita inginkan. 

Allah tidak akan menguji seorang hamba melebihi dari kemampuannya. Jika semua sudah kita lakukan, selebihnya kita serahkan semua kepada sang pencipta.

2. Bersungguh sungguh untuk meraih kemuliaan

“Sapa wani rekoso, bakal gayuh mulya.”

Artinya: siapapun yang bersungguh sungguh dalam usahanya pasti akan meraih kemuliaan.

Setiap keinginan harus didasari dengan sebuah usaha.Salah satu contohnya ada seorang pengusaha yang sangat kaya. Sebelum memiliki kekuasaan itu, ia berusaha dengan sekuat tenaga agar bisa menjadi pengusaha yang sukses. Pahit dan manis telah ia lalui hingga akhirnya ia bisa berhasil mencapai impiannya.

Ada pepatah yang mengatakan bahwa usaha tidak akan pernah menghianati hasil. Jika jatuh, bangkitlah dan jangan menyerah sampai kita bisa meraih apa yang kita inginkan.

3. Pegang impianmu

“Cekelana impenanmu, amarga yen impen mati, urip iku kaya manuk sing swiwine rusak, mula ora bisa mabur”

Artinya: peganglah impianmu, karena jika impian mati, hidup akan seperti burung yang sayapnya rusak, tidak bisa terbang

Kata mutiara bahasa Jawa diatas menyatakan bahwa kita harus tetap punya impian dan terus berusaha untuk mewujudkannya. Tanpa impian, orang dianggap tidak akan punya pegangan hidup sebab tidak punya tujuan atau cita-cita. 

Demikian beberapa kata-kata bijak atau kata mutiara bahasa jawa beserta artinya yang telah kami rangkum. Semoga dapat dijadikan sebagai sebuah nasihat serta menambah semangat untuk kita dalam menjalani kehidupan sehari-hari! Terima Kasih.

Leave a Reply